
KUALA KAPUAS,- Bajentanews- Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas terus mematangkan langkah koordinasi dan sinkronisasi guna memastikan kesiapan sektor pertanian dalam menghadapi program strategis nasional konstruksi cetak sawah tahun anggaran 2026.
Pemerintah daerah menyatakan sikap optimis terhadap keberhasilan program ini, yang pada tahap awal akan diprioritaskan di empat wilayah kecamatan di Kabupaten Kapuas.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Edi Dese, mengungkapkan bahwa penyelarasan regulasi dan teknis di lapangan menjadi fokus utama yang sedang diselesaikan saat ini.
” Masalah tata kelola air menjadi hal yang sangat krusial sehingga memerlukan kerja sama instansi pihak terkait seperti, agar pasokan air ke lahan baru bisa berjalan optimal” ucap Edi Dese, diruang kerjanya, Selasa 19/5/2026.
Meski demikian, otoritas pertanian setempat mengakui adanya sejumlah tantangan teknis, terutama terkait manajemen waktu pengerjaan dan sistem pengairan di lapangan.
Di sisi lain, Pemkab Kapuas juga menaruh harapan besar kepada Pemerintah Pusat agar program perluasan lahan ini dibarengi dengan bantuan sarana prasarana yang memadai.
“Kami berharap adanya dukungan penuh dari pemerintah pusat berkaitan dengan bantuan alat pertanian (alsintan) modern untuk para petani kita,” tambah Edi Dese. //Red_Her.

