
KUALA KAPUAS,- Bajentanews- Disinyalir molornya proses penyusuran permasalahan pengadaan sapi disinyalir adanya perlawanan hukum hingga saat ini forsi hukumnya tidak jelas.
” Kita akan siap kerahkan masa, apabila kasus pengadaan sapi qurban disinyalir bermasalah namun berlarut-larut hingga kini tidak jelas” tegas Panglima DPW Tantara Lawung Adat Mandau Talawang Kalteng, Gatner Eka Tarung di Kapuas, Selasa 15/9/2026.
Menurut Gatner, meminta kepada pihak yang berwenang dalam hal ini pihak Kejaksaan Negeri Kapuas sesegera mungkin menentukan siapa oknum yang terlibat dalam permasalah tersebut.
” Publik mempertanyakan siapa dan kapan presrilis ditentukannya siapa menjadi oknum tersangka dan berapa kerugian daerah” ucap Gatner Eka Tarung.
Salama ini publik mempertanyakan sampai dimana kasus pengadaan sapi tersebut dan siapa saja yang terlibat atau merupakan oknum kenal hukum atau lain sebutanya lagi.
” Tegakan hukum sesuai dengan visinya, kalau memang salah letakanan kesalahannya dan kalau memang tidak ada kesalahan segera umumkan juga supaya tidak ada lagi saling mencurigai” ujar Gatner.
Dijelaskan Gatner bahwa sampai saat ini pihaknya terus menghimpun kekuatan agar menyiapkan masa besar-besaran akan turun melakukan demonstrasi terkait kasus hukum pengadaan sapi di Kuala Kapuas.
” Tegaknya hukum menjadi pembelajaran kedepan supaya jangan coba berani melakukan pelanggaran hukum tanpa memperhatikan imbalan hukum yang tegas dan tegak” demikian Gatner Eka Tarung.//Redaksi_pro.

