
KUALA KAPUAS, Bajentanews- Bergulirnya kasus pengadaan sapi kurban saat ini tengah didalami pihak Kejaksaan Kuala Kapuas mendapat respon positif dari berbagai kalangan.
” Diperkirakan lebih dari 5 (lima) oknum pejabat di Kapuas akan berhadapan dengan hukum terkait dengan pengadaan sapi kurban” ungkap Panglima Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tantara Lawung Adat Mandau Talawang Kalteng, Gatner Eka Tarung di Kapuas, Jumat 18/9/2026.
Gatner juga menyampaikan keyakinannya terhadap penegakan hukum di Kuala Kapuas, apalagi dugaan kuat adanya perlakuan pelanggaran hukum terbungkus dalam sebutan KUROPSI.
” Apresiasi dan saya yakini pihak berwenang dalam hal ini menangani kasus dugaan pengadaan sapi kurban secepatnya akan bisa dilihat dengan jelas” tegas Gatner Eka Tarung.
Menurut Gatner tidak bisa lepas juga adanya keterlibatan pihak pejabat pada posisi Kecamatan kemungkinan pula turut serta dalam aksi tersebut.
Gatner memberikan ilustrasi seperti Kalimat “Kemarau tidak selamanya berkepanjangan, terkait bumi Panunjung Tarung akan terguncang akibat perubahan cuaca, hujan turun, petir dan guntur menggelagar”.
” Beberapa oknum pejabat Kecamatan diwilayah Kabupaten Kapuas diharapkan jangan sampai berulah melindungi oknum diatasnya, tanpa memperhatikan dirinya sendiri bisa saja menjadi tersangka” demikian Gatner Eka Tarung.//Redaksi_pro.

