
BUNTOK,- Bupati Barito Selatan H. Eddy Raya Samsuri secara resmi membuka Karantina Tahfizh Qur’an Angkatan Keenam 1446 H /2025 M, di halaman Hotel Mulia Kencana & Guest House Kencana, Senin 3/3/2025.
“Atas nama pribadi, masyarakat dan Pemerintah Kab. Barito Selatan kami menyambut baik dengan diselenggarakannya Karantina Tahfizh Qur’an, program 20 hari Ramadhan hafal qur’an Kab. Barsel,” Ungkap Bupati Barito Selatan H.Eddy Raya Samsuri ST,.MM. dalam sambutannya.
Kegiatan karantina tahfizh qur’an ini, memiliki peran penting dalam upaya menumbuh kembangkan minat baca Al qur’an, dikalangan masyarakat sehingga program Pemerintah untuk membumikan Alqur’an dapat terwujud.
Melalui kegiatan tahfizh qur’an ini, juga patut untuk kita syukuri karena di Kabupaten kita akan muncul ahli-ahli qur’an dan penghafal Al qur’an, yang akan mengmakmurkan agama pelosok-pelosok desa dalam wilayah Barito Selatan.
” Kita patut memberikan apresiasi, kepada para panitia Ustadz Muhafizh dan Ustadzah Muhafizhah yang secara ikhlas dan istiqomah, membimbing para calon kader penjaga kemurnian Al qur’an” tegas H. Eddy Raya Samsuri.
Tanpa kenal lelah, rela mengorbankan waktu, tenaga, pikiran dan bahkan material demi tujuan mulia, berkat tangan dingin dan ketulusan mereka alhamdulilah kita memiliki calon-calon generasi qur’ani yang mampu menjaga dan memelihara kemurnian Al qur’an.
” Insya allah kedepan, Kabupaten Barito Selatan akan memiliki para penghafal Al qur’an yang bisa menyejukkan dan membawa keberkahan bagi daerah ini”, demikian Eddy Raya Samsuri.
Ditempat yang sama, Mudir Karantina Tahfizh Qur’an Barito Selatan Ustadz H.M, Sibawaihi menyampaikan laporannya bahwa Karantina Tahfizh Al-Qur’an adalah program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur’an para peserta.
” Dalam kegiatan ini, peserta akan di karantina untuk menjalani proses pembelajaran dan penguatan hafalan” ujar Ustadz H.M, Sibawaihi.
Menurut Ustadz HM. Sibawaihi bahwa program ini diharapkan dapat mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang kuat dan terampil dalam memahami dan mengamalkan isi Al-Qur’an.
” Karantina Tahfizh dilaksanakan selama [20 Hari ditambah 1 hari Pre Test dan 1 hari WISUDA],” Ujar Ustadz Sibawaihi.

Dijelaskan Ustadz, tujuan kegiatan adalah meningkatkan Kualitas Hafalan Al-Qur’an, meningkatkan kemampuan hafalan Al-Qur’an peserta melalui pembelajaran intensif.
Menumbuhkan Disiplin dan Ketahanan DiriMelatih peserta untuk lebih disiplin dalam mengatur waktu dan menjaga konsentrasi dalam menghafal.
Serta Memperdalam Pemahaman Al-Qur’anTidak hanya fokus pada hafalan, tetapi juga pada pemahaman makna dan tafsir Al-Qur’an.
Ustadz Sibawaihi menyampaikan harapannya, kegiatan Karantina Tahfizh Al-Qur’an yang telah dilaksanakan, semoga kegiatan ini, dapat memberikan manfaat bagi peserta dan menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat.
” Terutama kepada para peserta yang telah menunjukkan semangat yang luar biasa dalam menghafal Al-Qur’an, semoga Allah SWT, selalu memberkahi setiap langkah kita dalam menuntut ilmu, dan menghafal Al-Qur’an,” Pungkas Ustadz Sibawaihi.
Terlihat turut hadir, Pimpunan dan sejumlah anggota DPRD Barsel, Forkokopinda Barsel, Kepala/pejabat SOPD Pemkab Barsel para Muhafizh, Ustadz/Ustadzah, Pembina dan Mentor Karantina Tahfidz Qur’an Barsel, Orang tua Wali Santri Karantina Tahfidz Qur’an Barsel, Alim Ulama, Habaib-Syara’if, Tokoh masyarakat ,Adat, Pendidikan, Pemuda.
www.bajentabajurah com.
(ATEX RIDHO)

