DINKES KAPUAS UJUDKAN “SISMAL”

DINKES KAPUAS UJUDKAN “SISMAL”

Plt. Kasi P2M Dinkes Kalteng, Lilyk Rahmawaty bersama perwakilan Puskesmas se Kapuas perkuat SISMAL di Aula Dinkes Kapuas, Kamis 21/5/2026.

KUALA KAPUAS,- Bajentanews- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas memperkuat komitmennya untuk menuntaskan penularan penyakit malaria.

Langkah nyata ini diwujudkan melalui kegiatan Validasi Data Pencatatan dan Pelaporan Sistem Informasi Manajemen Malaria (SISMAL) di Aula Dinkes Kapuas, Kamis 21/5/2026.

Agenda strategis ini diikuti oleh pemegang program malaria dari 26 puskesmas se-Kabupaten Kapuas, serta perwakilan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

Pihak dinas menghadirkan Ketua Tim Penilaian Eliminasi Malaria Pusat, dr. Ferdinan Laihad secara virtual, serta Plt. Kasi P2M Dinkes Provinsi Kalteng, Lilyk Rahmawaty, yang hadir langsung di lokasi.

Validasi ini bertujuan mutlak untuk memastikan keakuratan data pelaporan kasus, yang nantinya menjadi fondasi penentuan kebijakan bebas malaria di tiap wilayah.

“Jangan sampai ada kasus malaria yang tidak tercatat atau justru salah catat. Ini berdampak besar pada kebijakan eliminasi malaria secara nasional,” tegas dr. Ferdinan.

Di tempat yang sama, Plt. Kasi P2M Dinkes Kalteng, Lilyk Rahmawaty, menambahkan bahwa sinkronisasi data antar-fasiitas kesehatan merupakan kunci utama keberhasilan program.

“Pencatatan dari semua lini harus sinkron. Data dari puskesmas harus cocok dengan data dari rumah sakit dan hasil uji laboratorium,” jelas Lilyk Rahmawaty.

Selama jalannya forum, seluruh petugas siber faskes memeriksa ulang rekam data periodik masing-masing, membenahi sistem input yang keliru, dan menyelaraskannya dengan standar nasional.

” Melalui kebersihan dan keakuratan basis data yang divalidasi ini, Kabupaten Kapuas optimistis dapat menekan angka kasus secara presisi menuju target eliminasi total” demikian Lilyk Rahmawaty. //Red_Her.

Kuala Kapuas