PEMKAB BARSEL GELAR RAKOR PENANGANAN KARHUTLA DAN KEKERINGAN EKSTREM

PEMKAB BARSEL GELAR RAKOR PENANGANAN KARHUTLA DAN KEKERINGAN EKSTREM

Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla & Kekeringan Ekstrim melanda sejumlah wilayah di Barito Selatan, Senin 28/9/2026.

BUNTOK,– Bajentanews- Wakil Bupati Barito Selatan Kristianto Yudha, ST., memimpin rapat koordinasi Penanganan Kalhutla dan Kekeringan Ekstrim di Aula Setda Barsel, Senin 28/9/ 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Barito Selatan, Kapolres Barito Selatan, Dandim 1012 Buntok, Kepala Kejaksaan Negeri Buntok, Ketua Pengadilan Negeri Buntok, Sekretaris Daerah, para Asisten, serta Kepala Perangkat Daerah terkait.

Rakor tersebut digelar sebagai langkah antisipasi ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kekeringan ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Barito Selatan.

Adapun agenda rapat membahas tiga poin utama, yakni kondisi kekeringan desa di Kecamatan Dusun Hilir, evaluasi penanganan Karhutla sampai dengan hari ini, dan proses rencana pembuatan embung di wilayah Kalahien – Pararapak – Madara.

Wakil Bupati Kristianto Yudha dalam arahannya menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, TNI/Polri, BPBD, hingga pemerintah kecamatan dan desa, untuk melakukan langkah cepat dan terpadu dalam penanganan Karhutla dan distribusi air bersih.

“Berdasarkan laporan BPBD, beberapa titik hotspot masih terdeteksi dan sejumlah desa di Dusun Hilir mulai mengalami krisis air bersih akibat pendangkalan dan surutnya sumber air, ” Ujar Wabup.

Dijelaskan Wabup bahwa rapat koordinasi itu menindaklanjuti Surat Undangan Bupati Barito Selatan, nomor: 400.9.9.2/331/BPBD/IX/2026 tanggal 25 September 2026 perihal Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla & Kekeringan Ekstrem, dan menindaklanjuti hasil Kaji Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Selatan serta informasi data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sanggu tentang kondisi cuaca di bulan Agustus-September dengan potensi peningkatan titik hotspot.Pemkab Barito Selatan menggelar rapat koordinasi(Rakor) penanganan Karhutla dan kekeringan ekstrem.

“Berharap dengan koordinasi yang solid, dampak Karhutla dan kekeringan ekstrem di Barito Selatan dapat diminimalisir, serta kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi” demikian Kristianto Yudha ST, //Atex Ridho.

Barito Selatan