
KUALA KAPUAS,- Bajentanews- Bangunan RUSUNAWA gedung modern berlantai 4 (empat) di Kecamatan Selat, hingga saat ini tanpa hasilkan PAD, dan terlantar tanpa pernah menjadi perhatian Pemerintah Daerah.
Saat ini dibangun oleh Pemerintah Daerah merubah KP3 dan Pelabuhan Danau mare menjadi sarana dermaga WATER FORM CITY.
“Sebagaimana tujuan dari pembangunan Waterfront City adalah konsep penataan kawasan / kota yang seluruh orientasi pembangunannya menghadap ke air (sungai Kapuas), bukan 1 bangunan, lantas jadi dibangunnya Waterform City berubah jadi DERMAGA, maka otomatis WATERFRONT CITY HILANG” ujar Gatner Eka Tarung di Kapuas, Selasa 29/9/2026.
Disampaikan Gatner Eka Tarung bahwa Waterform City memiliki Lingkupnya SANGAT LUAS, ratusan meter sampai kilometer. :
– Taman / Ruang Terbuka Hijau (RTH)
– Jalan pedestrian / jogging track di tepi sungai
– Lapak UMKM, cafe, amphitheatre
– Drainase, lampu hias, landscape
– Tempat parkir, gerbang, gapura
– Dan salah satu bagiannya adalah DERMAGA*
“Memilki fungsi sosial, ekonomi, pariwisata, estetika kota. Untuk bikin kota Kuala Kapuas cantik dan menghadap sungai, bukan membelakangi sungai”tegas Gatner.
Dibalik itu disampaikan Gatner adanya dugaan kesengajaan Pemerintah Daerah melakukan pembiaran terhadap bangunan RUSUNAWA di Kecamatan Selat yang kini bangunan tersebut terlantar, rusuh, kumuh.
” Pembelajaran dari niat awal pembangunan bahwa keberadaan RUSUNAWA sebagai salah satu sumber PAD bagi Pemda Kapuas, seharusnya terus dikaji, dievaluasi bagaimana terus fungsional dan menghasilkan PAD” tutup Gatner Eka Tarung.//Red_pro.

