
KUALA KAPUAS,- Bajentanews- Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno secara resmi membuka agenda Perhitungan Potensi dan Proyeksi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kapuas Tahun 2026, Selasa 30/06/2026.
Kegiatan strategis yang diprakarsai oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) ini dirangkai sekaligus dengan peluncuran (launching) aplikasi Hapakat E-Retribusi di Ruang Rapat Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Kapuas.
Agenda ini dihadiri Sekda Kapuas Usis I. Sangkai, Kepala Perwakilan BI Kalteng Yuliansyah Andrias, perwakilan Direktorat Pendapatan Daerah Kemendagri RI, Pimpinan Bank Kalteng, serta jajaran kepala perangkat daerah dan camat.
Kepala Bapenda Kapuas, Yaya, menjelaskan bahwa kegiatan ini memegang peranan krusial bagi masa depan arah kebijakan keuangan daerah.
“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi pengelolaan PAD yang didukung oleh data potensi yang akurat,” jelas Yaya.
Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno dalam arahannya menegaskan bahwa langkah ini merupakan pilar utama dalam mendukung keberlanjutan pembangunan dan bukan sekadar seremonial.
“Semakin optimal PAD yang kita miliki, maka semakin besar pula kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” tegas H. Muhammad Wiyatno.
Wiyatno menambahkan, inovasi digital lewat Hapakat E-Retribusi merupakan wujud implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) untuk menekan risiko kebocoran retribusi serta menjamin transparansi data.
Di tempat yang sama, Kepala Perwakilan BI Kalteng, Yuliansyah Andrias, memberikan apresiasi tinggi atas lompatan digitalisasi yang diraih oleh jajaran Pemkab Kapuas di tingkat nasional.
“Kami mengucapkan apresiasi karena pada tahun 2025 yang lalu capaian Kabupaten Kapuas untuk program digitalisasi daerah berada di peringkat 35 dari seluruh nasional untuk level Kabupaten,” ungkap Yuliansyah Andrias.
Yuliansyah menyebutkan, tantangan terbesar saat ini adalah menggeser kebiasaan transaksi tunai masyarakat karena kanal pembayaran digital yang disediakan Pemkab Kapuas bersama Bank Kalteng sebenarnya sudah sangat lengkap.
Peluncuran aplikasi Hapakat E-Retribusi ini ditandai secara simbolis melalui prosesi penabuhan katambung oleh Bupati Kapuas bersama Sekda, Kepala Perwakilan BI Kalteng, dan Kepala Bapenda Kapuas.//Red_Her.

