FSQ XII TINGKAT PROVINSI KALTENG, DIBUKA

FSQ XII TINGKAT PROVINSI KALTENG, DIBUKA

Bupati Kapuas, HM. Wiyanto bersama Forkopimda Kalteng Pembukaan FSQ XII Tingkat Provinsi Kalteng 2026 di halaman Masjid Agung Al-Mukarram Amanah, Kuala Kapuas, Kamis 15/10/2026 malam

KUALA KAPUAS,- Bajentanews– Pembukaan Festival Seni Qasidah (FSQ) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 secara resmi digelar di halaman Masjid Agung Al-Mukarram Amanah, Kuala Kapuas, Kamis 15/10/2026 malam.

Pembukaan dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah yang diwakili Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalteng Hj. Sunarti, unsur Forkopimda Kalteng dan Kabupaten Kapuas, Bupati Kapuas HM. Wiyatno, Wakil Bupati Kapuas Dodo, Sekretaris Daerah Kapuas Usis I. Sangkai, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, serta jajaran pengurus DPD LASQI Nusantara Jaya se-Kalteng.

Melibatkan sebanyak 538 orang kafilah dari 14 Kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 19 Oktober 2026.

Rangkaian perlombaan berpusat di kompleks Islamic Center Masjid Agung Al-Mukarram Amanah dengan mempertandingkan tiga cabang perlombaan yang terbagi dalam delapan kategori.

Bupati Kapuas dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Kapuas sebagai tuan rumah penyelenggaraan FSQ XII tingkat provinsi.

“Seni qasidah bukan sekadar rangkaian nada dan irama di atas panggung, tetapi juga sarana menyampaikan pesan kebaikan, menanamkan nilai moral, serta membangun karakter masyarakat yang santun dan toleran,” katanya.

Bupati Kapuas menegaskan bahwa FSQ XII mengusung tema “Harmoni Seni Budaya dalam Bingkai Rumah Betang : Merawat, Menguatkan Persatuan, dan Melestarikan Budaya” sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus melestarikan seni budaya Islami.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah yang diwakili Asisten Administrasi Umum Sekda Provinsi Kalteng Hj. Sunarti, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendukung penuh penyelenggaraan FSQ sebagai upaya pembinaan keagamaan dan pengembangan sumber daya manusia yang berkarakter.

” Dihimbau untuk seluruh peserta untuk tampil maksimal, menjaga kedisiplinan, serta menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan berlangsung, kemenangan memang membanggakan, tetapi yang jauh lebih penting adalah pengalaman, pembelajaran, dan persaudaraan yang terbangun selama mengikuti festival ini,” demikian Hj.Sunarti.//Redaksi. 

Kuala Kapuas