
KUALA KAPUAS,- Bajentanews- Bupati Kapuas, HM. Wiyanto membuka secara resmi kegiatan Kick Off penyusunan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gabut (RPPEG) Kabupaten Kapuas 2026-2056 di Hasupa Ballroom, Hotel Fovere Kuala Kapuas, Selasa, 13/10/2026
Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Bupati Kapuas, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Pimpinan Pusat Pengembangan iptek dan inovasi Gambut (PPIIG) Universitas Palangkaraya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Kapuas dan Pejabat lainya.
“Kegiatan hari ini merupakan tahapan penyusunan dokumen Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (RPPEG) Kabupaten Kapuas
Dan merupakan salah satu dokumen yang diperlukan dalam membenahi Kabupaten Kapuas” ujar HM. Wiyanto dalam sambutanya.

Sebagaimana diketahui bersama, lanjut Bupati Kapuas bahwa tujuan penyusunan dokumen RPPEG ini adalah untuk melestarikan fungsi ekosistem gambut yang dilakukan secara sistematis dan terpadu.
“Pelestarian fungsi ekosistem gambut secara sistematis dan terpadu yang dilakukan dalam kurun waktu 30 (tiga puluh) tahun sebagaimana diamanatkan dalam PP Nomor 71 tahun 2014 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut” tegas Bupati.
Menurut Bupati bahwa RPPEG merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dan menjadi dasar penyusunan dokumen Rencana Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) Kabupaten Kapuas.
“Kapuas mempunyai posisi dan peran penting terhadap berbagai rencana pembangunan lainnya seperti RPJPD dan RPJMD-RTRW serta rencana strategis lainya” jelas Wiyanto.
Dalam rangka persiapan penyusunan dokumen Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (RPPEG) Kabupaten Kapuas maka diperlukan partisipasi, saran dan masukan dari berbagai pihak, baik dari pemerintah, akademis maupun NGO yang ada di propinsi Kalimantan Tengah hususnya di Kabupaten Kapuas dan melibatkan berbagai pihak.
“Dengan keterlibatan berbagai pihak maka dokumen ini dapat tersusun secara terpadu, terarah dan terperinci di Kabupaten Kapuas serta menjadi pedoman kita dalam pelaksanaan pembangunan di Bumi Tambun Bungai” pungkas HM. Wiyanto.//Red_pro.

