
KUALA KAPUAS,– Bajentanews- Balai Diklat Keagamaan (BDK) Banjarmasin bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas melaksanakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepala Laboratorium. Acara pembukaan, Senin, 4/5/2026
Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 4 hingga 8 Mei 2026, dengan tujuan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme kepala laboratorium di lingkungan sekolah/madrasah.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kapuas diwakili oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kementrian Agama Kabupaten Kapuas, M Poteran Sosilo.
Kepala Balai Diklat Keagamaan (BDK) Banjarmasin H Muslimin, selain itu, acara juga dihadiri oleh Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI), Pengawas PAI SLTA, Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG), serta 27 orang guru peserta diklat.
Dalam sambutannya, M Poteran Sosilo menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, peran kepala laboratorium sangat vital dalam menunjang proses belajar mengajar yang efektif dan modern.
“Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat memperoleh ilmu dan keterampilan baru yang nantinya dapat diterapkan langsung di sekolah masing-masing, sehingga kualitas pendidikan di Kabupaten Kapuas semakin meningkat,” ujar M Poteran Sosilo.
Sementara itu, Kepala BDK Banjarmasin H Muslimin menekankan pentingnya penguasaan teknologi dan manajemen laboratorium bagi para kepala laboratorium. “Materi yang akan disampaikan selama diklat dirancang sesuai dengan kebutuhan dan tantangan pendidikan saat ini” ujar H. Muslimin.
Kegiatan diklat ini diharapkan mampu mencetak kepala laboratorium yang tidak hanya handal dalam pengelolaan alat dan bahan, tetapi juga mampu berinovasi dalam mendukung pembelajaran yang berkualitas.
Ditengah efisiansi anggaran yang ada, BDK Banjarmasin yang mengayomi wilayah 4 provinsi di Kalimantan tetap berupaya berinovasi untuk melaksanakan kegiatan pelatihan seperti ini.
“Kementerian Agama melalui Balai Diklat Keagamaan bukan saja melayani PNS, PPPK, dan Pegawai Non ASN namun juga kita melayani masyarakat untuk pelatihan pelatihan yang diperlukan” jelas Kepala BDK Banjarmasin.
Pada saat pemaparan materi diklat oleh widyaiswara BDK Banjarmasin H Rahmadani mengungkapkan ada 4 kompetensi Kepala Laboratorium yaitu kompetensi kepribadian, kompetensi manajerial, kompetensi sosial dan kompetensi profesional.
“Oleh karena itu dalam pendidikan dan pelatihan salama 5 hari ini dan satu minggu kemudian dilanjutkan pelaksanaan On the Job Training (OJT) di laboratorium sekolah/madrasah masing masing peserta” ucapnya. //Redaksi_Weda_Hardi.

