Murung Raya, Bajenta News, Seiring dengan berlakunya penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi mulai hari ini, Sabtu 18 April 2026, Wakil Bupati (Wabub) Murung Raya, Rahmanto Muhidin, S.H.I., M.H., mengajak seluruh komponen masyarakat untuk tetap menjaga ketenangan dan tidak terjebak dalam tindakan kepanikan (panic buying).
Dalam keterangan resmi yang disampaikan Humas Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Wabup Rahmanto menegaskan bahwa penyesuaian harga tersebut hanya berlaku untuk kategori BBM non-subsidi, sedangkan ketersediaan stok serta harga BBM bersubsidi tetap dijaga stabilitasnya oleh pemerintah.
Wakil Bupati mengemukakan beberapa poin penting sebagai panduan bagi masyarakat dalam menghadapi kondisi ini, antara lain:
1. Menyikapi Dinamika Pasar dengan Kepala Dingin
Kenaikan harga BBM non-subsidi merupakan bagian dari dinamika pasar global yang perlu disikapi secara rasional dan tidak berlebihan dalam meresponsnya.
2. Stabilitas BBM Bersubsidi Sebagai Penyangga Ekonomi
Pemerintah menjamin bahwa BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar tidak mengalami penyesuaian harga. Hal ini menjadi pijakan utama untuk menjaga kelancaran roda ekonomi masyarakat kecil dan menengah di wilayah Kabupaten Murung Raya.
3. Waspada Hoax dan Jangan Lakukan Penimbunan
Masyarakat diminta untuk selalu mewaspadai penyebaran informasi salah (hoax) terkait BBM serta tidak melakukan tindakan penimbunan yang berpotensi mengganggu pasokan dan merugikan kepentingan bersama.
4. Menggunakan Energi dengan Bijak dan Efisien
Pengaturan pola penggunaan BBM dan energi secara umum menjadi kunci penting agar beban pengeluaran rumah tangga tetap dapat dikendalikan dengan baik.
“Situasi dapat berubah seiring perkembangan kondisi, namun sikap tenang serta semangat kebersamaan kita sebagai warga Kabupaten Murung Raya tidak boleh tergoyahkan. Ketika suasana mulai menghangat akibat berbagai isu, ketenangan bersama justru menjadi bahan bakar utama untuk menjaga stabilitas daerah kita,” ujar Wabub Rahmanto Muhidin.
Pemerintah Kabupaten Murung Raya juga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan dan pengawasan di lapangan guna memastikan bahwa distribusi BBM baik jenis bersubsidi maupun non-subsidi berjalan lancar dan tepat sasaran. Pengawasan akan dilakukan secara ketat di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh wilayah kabupaten agar tidak terjadi kendala dalam pasokan bagi masyarakat.
“Dengan tetap mengedepankan sikap bijak dalam setiap langkah dan bentuk aspirasi, mari kita bersama-sama menjaga kondusivitas serta stabilitas Kabupaten Murung Raya. Ketenangan Anda adalah kunci utama bagi kemajuan dan keamanan kita bersama,” pungkasnya.

