TINDAK TEGAS KONTAKTOR GAGAL

TINDAK TEGAS KONTAKTOR GAGAL

Gatner Eka Tarung

KUALA KAPUAS,- Bajentanews- Pelaksanaan proyek pembangunan dilaksanakan oleh kontraktor/rekanan terancam menghadapi problem dalam pembiayaan, pasalnya kenaikan harga material dan BBM dipastikan menjadi alasan kendala utama.

Hal tersebut disampaikan oleh Gatner Eka Tarung menyikapi kondisi saat ini dimana harga material dan BBM mengalami kenaikan hingga dua kali lipat.

” Tender dilakukan dengan penawaran harga material serta BBM masih normal, yang jauh saat ini mencapai beberapa kali lipat harganya” ungkap Gatner Eka Tarung di Kapuas, Kamis 22/10/2026.

Menurut Gatner, apapun alasan tidak bisa dibenarkan apabila berdampak banyaknya pekerjaan tidak bisa diselesaikan dengan baik sesuai dengan perencanaan dan kebutuhan material.

” Jangan-jangan nanti apabila kontruksi beton, rekanan menggunakan air sungai yang kondisinya saat ini masih tidak baik atau asin, perlu diawasi secara ketat oleh pihak teknis pengawas konsultan dan penanhung jawab pelaksa” tegas Gatner.

Kenaikan harga BBM untuk angkutan material juga memberikan dampak kepada material dibutuhkan sehingga menjadi alasan utama kegagalan kegiatan pembangunan dilakukan.

” Tindak secara tegas sesuai ketentuan berlaku hingga blacklist kontraktor nya yang diketahui proyek-proyek besar rekanan dari luar Kapuas” ucap Gatner.

Kewajiban rekanan kontraktor untuk pekerjanya tetap menggunakan kelengkapan pakaian ditentukan jangan dibiarkan begitu saja karena pakaian dan kelengkapannya merupakan kewajiban tertuang dalam ketentuan berlaku.

“Didepan mata seperti pekerjaan parit/selokan sepanjang jalan Melati awasi pekerjanya jangan sampai tidak menggunakan pakaian keselamatan kerja standar ketentuan berlaku” ucap Gatner.

Dicontohkan lagi, seperti pekerjaan bundaran besar lintas Kalimantan di jalan Pemuda apakah pekerjaannya sudah sesuai dengan yang tertuang dalam kontrak kerjasama.

* Beberapa kegiatan tersebut didepan mata baik masyarakat maupun pemerintah yang melintas, apakah dibiarkan saja perlakuan seperti itu” tutup Gatner.//Red_pro.

Kuala Kapuas