FORUM PENATAAN RUANG BARSEL BAHAS PERIZINAN SAWIT DAN LP2B

FORUM PENATAAN RUANG BARSEL BAHAS PERIZINAN SAWIT DAN LP2B

Plt. Kabid Tata Ruang Dinas PUPR Kab. Barsel. Briantino, Kamis 16/7/2026.

BUNTOK,- Bajentanews- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Barito Selatan, Provinsi Kalteng, menggelar Forum Penataan Ruang Kabupaten Barito Selatan di Aula Setda Barsel, Kamis 16/7/2026.

Forum ini dihadiri Asisten II Setda Barsel, Plt. Kepala Bidang Tata Ruang DPUPR Kabupaten Barito Selatan beserta jajaran, beberapa kepala OPD terkait, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran lintas sektor ini untuk menyamakan persepsi terkait arah kebijakan penataan ruang daerah.

Plt. Kabid Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Barito Selatan, Briantino, menyampaikan salah satu pembahasan penting dalam forum terkait permohonan perizinan kelapa sawit PT. Lereng Gunung Bawo.

“Seperti yang telah disampaikan beberapa kepala dinas di forum bahwa untuk permohonan perizinan kelapa sawit PT. Lereng Gunung Bawo ini mengikuti prosedur sesuai dengan tahapan-tahapan untuk ke depan,” ujarnya.

Briantino menjelaskan, dalam proses perizinan tersebut juga memperhatikan kesesuaian dengan kawasan.

“Baik itu dari perizinan, kepengurusan perizinan kemudian terkait dengan kawasan-kawasan baik itu kawasan hutan maupun gabut itu sudah memang. Bahkan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan atau LP2B juga diakomodir,” jelas Briantino.

Lebih lanjut, Briantino menegaskan bahwa sektor tata ruang sangat terbuka terhadap investasi, kebijakan dari pemerintah pusat terkait dengan perizinan pangan.

” Dalam hal ini dari tata ruang sangat membuka luas terkait dengan investasi kepada pihak pemohon atau investor yang mau berinvestasi karena di daerah juga sangat membutuhkan dengan adanya investasi yang berasal dari luar dalam terkait pembangunan di daerah,” katanya.

Di akhir penyampaiannya, Briantino berharap forum ini dapat menjadi acuan bagi seluruh pemangku kepentingan, mungkin seperti itu yang sampaikan terkait dengan perkebunan kelapa sawit permohonannya juga.

“Semoga hasil forum ini bisa mendorong pembangunan yang tertib ruang dan berkelanjutan di Barito Selatan,” pungkasnya.//Atex Ridho.

Barito Selatan