BAPENDA KALTENG GENJOT PENDAPTAN DAERAH

BAPENDA KALTENG GENJOT PENDAPTAN DAERAH

Kepala UPTPPD Kapuas Mira Diyanty, bersama Kabid Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah Bapenda Kapuas, Ofra Yekamia di PT KUDA  di Desa Dadahup, Selasa 23/06/2026.

KUALA KAPUAS,- Bajentanews- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Tengah UPTPPD Kuala Kapuas (Samsat Kapuas) berkolaborasi dengan Bapenda Kabupaten Kapuas untuk menggenjot sektor pendapatan daerah.

Sinergi ini diwujudkan melalui langkah ekstensifikasi dengan melakukan pendataan langsung terhadap wajib pajak baru di sektor perkebunan kelapa sawit.

Petugas gabungan menyambangi area operasional PT. Kilat Utama Damai Abadi (PT KUDA) yang berlokasi di Desa Dadahup, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, pada Selasa 23/06/2026.

Rombongan lintas instansi ini dipimpin oleh Kepala UPTPPD Kapuas Mira Diyanty, bersama Kepala Bidang Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah Bapenda Kapuas, Ofra Yekamia.

Kedatangan tim disambut langsung oleh Manager Site PT KUDA, Suwandi, beserta jajarannya yang menyatakan komitmen kepatuhan terhadap regulasi perpajakan yang berlaku.

Dalam peninjauan tersebut, Samsat Kapuas fokus membidik potensi Pajak Alat Berat (PAB) dan Pajak Air Permukaan (PAP) yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Sementara itu, tim Bapenda Kabupaten Kapuas melakukan pendataan untuk menggali potensi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Tenaga Listrik, PBJT-Katering, serta Pajak Air Bawah Tanah.

Dari hasil verifikasi di lapangan, perusahaan perkebunan ini diketahui memiliki aset berupa enam unit alat berat dengan proyeksi kontribusi pajak minimal Rp12 juta per tahun.

Selain itu, perusahaan juga mengoperasikan sumur bor sedalam 120 meter untuk kebutuhan mes karyawan dengan konsumsi air mencapai 1,8 kubik per hari, yang berpotensi menyumbang pajak minimal Rp12 juta setahun.

Kepala UPTPPD Kapuas, Mira Diyanty, menegaskan bahwa langkah jemput bola ini sangat krusial untuk memperluas basis data serta memastikan iklim usaha yang tertib administrasi.

“Sinergi ini merupakan langkah nyata kita untuk mengoptimalkan PAD, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, melalui pendataan objek pajak baru yang potensial di sektor korporasi,” ujar Mira Diyanty. //Rer_Her.

Kuala Kapuas