Kapuas Satu-satunya Program Strategis Nasional Cetak Sawah 2026

Kapuas Satu-satunya Program Strategis Nasional Cetak Sawah 2026

Bupati Kapuas, H. M. Wiyanto dan Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI, Hermanto, Selasa 12/05/2026.

KUALA KAPUAS,- Bajentanews- Kabupaten Kapuas resmi terpilih menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Kalimantan Tengah yang melaksanakan program strategis nasional konstruksi cetak sawah Tahun Anggaran 2026.

Kepastian ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bupati Kapuas, HM Wiyatno, bersama Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI, Hermanto, Selasa 12/05/2026.

Prosesi penandatanganan yang berlangsung di Kantor Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah tersebut menjadi tonggak awal perluasan lahan pertanian di wilayah Kabupaten Kapuas.

Terpilihnya Kapuas merupakan bentuk pengakuan pusat terhadap besarnya potensi agraris daerah ini dalam menyokong produksi pangan di tingkat nasional.

Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan RI, Hermanto, menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama agar program ini berdampak nyata bagi penguatan pangan.

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting agar program cetak sawah terlaksana optimal dan memperkuat ketahanan pangan nasional,” tegas Hermanto.

Program konstruksi cetak sawah 2026 ini nantinya dapat dilaksanakan melalui mekanisme penyedia maupun pola Swakelola Tipe II bersama instansi pemerintah lainnya.

Bupati Kapuas, HM Wiyatno, mengaku bangga atas kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat kepada wilayahnya untuk mengemban tanggung jawab besar tersebut.

“Ini adalah komitmen kami dalam mendukung program strategis nasional, sekaligus membuka peluang bagi peningkatan kesejahteraan petani di Kapuas,” ujar HM Wiyatno.

Bupati menambahkan, program ini diharapkan tidak hanya memperluas areal tanam, tetapi juga memicu peningkatan produktivitas pertanian secara signifikan.

Pemkab Kapuas memastikan akan mengawal proses pelaksanaan konstruksi agar berjalan efektif, terkoordinasi, dan mencapai target yang telah ditetapkan oleh kementerian.

“Kami akan memastikan program ini berjalan dengan baik sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya para petani kita,” pungkas H. M. Wiyanto. //Red_Her.

Kuala Kapuas