Pemkab Barsel Teken Kerja Sama Penanggulangan Bencana 2026, Tekankan Efisiensi dan Keterpaduan

Pemkab Barsel Teken Kerja Sama Penanggulangan Bencana 2026, Tekankan Efisiensi dan Keterpaduan

Foto Bersama, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Barsel Dr. Eko Hermansyah, S.STP., M.M, di Aula Lantai 2 BPBD Kabupaten Barito Selatan, Senin 27/4/2026.

BUNTOK,– Bajentanews- Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Selatan Dr. Ita Minarni, S.T., M.T. diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Barsel Dr. Eko Hermansyah, S.STP., M.M. melakukan penandatanganan kerja sama penanggulangan bencana Tahun 2026 di Aula Lantai 2 BPBD Kabupaten Barito Selatan, Senin 27/4/2026.

Kerja sama ini melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI/Polri, instansi vertikal, dunia usaha, dan relawan.

Dalam sambutannya, Eko Hermansyah mengajak seluruh pihak yang hadir untuk memperkuat barisan penanggulangan demi keselamatan masyarakat Barito Selatan.

ITA Minarni menegaskan bahwa penanganan bencana tidak boleh dilakukan secara parsial, melainkan harus terpadu, terkoordinasi, dan berkelanjutan.

“Kita satu frekuensi. Semua sumber daya harus digerakkan bersama agar respons cepat dan tepat,” ujarnya.

Memasuki agenda kerja tahun 2026, ada beberapa poin krusial yang ditekankan. Pertama, navigasi masa efisiensi.

Saat ini pemerintah daerah memasuki masa efisiensi anggaran, atas arahan Pj. Sekda Ita Minarni, Asisten III meminta seluruh jajaran sangat berhati-hati dan bijaksana dalam penggunaan dana.

“Anggaran adalah amanah yang sensitif. Pastikan setiap rupiah benar-benar memberikan dampak nyata bagi perlindungan masyarakat,” tegas Eko.

Kedua, penguatan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau. BPBD bersama BMKG, Manggala Agni, DLH, dan TNI/Polri diminta memperketat patroli karhutla serta mempercepat sosialisasi ke desa rawan.

Posko siaga dan peralatan pemadaman dipastikan siap operasional 24 jam, edukasi “Stop Bakar Lahan” juga terus digencarkan melalui tokoh masyarakat dan media sosial.

Ketiga, kolaborasi lintas sektor diperluas. Penandatanganan kerja sama ini menjadi payung hukum untuk pelibatan dunia usaha dalam penyediaan logistik, dukungan perusahaan dalam program Desa Tangguh Bencana, serta keterlibatan akademisi dalam kajian risiko, relawan kebencanaan juga didorong untuk aktif dalam pelatihan dan simulasi rutin.

Pemkab Barsel berharap, dengan kerja sama yang terstruktur dan semangat efisiensi, indeks risiko bencana daerah dapat ditekan, Eko

Hermansyah menutup sambutan dengan ajakan, “Mari kita jaga Barsel bersama. Mitigasi yang kuat, respons yang cepat, dan pemulihan yang tangguh hanya bisa terwujud bila kita bergerak sebagai satu tim.” demikian Eko Hermansyah. (Atex Ridho)

Barito Selatan