
BUNTOK —Bajentanews- Bupati Barito Selatan Dr. H. Eddy Raya Samsuri ST, MM. disertai, Asisten I Rahmat Nuryadin, Asisten III Eko Hermansyah, Pj.Sekda Barsel Ita Minarni, Kadis Pendidikan Barsel Manat Simanjuntak, sejumlah pejabat terkait, serta Ketua Dewan Pendidikan Dedy melakukan pemantauan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP Tahun 2026, Senin 6/4/2026.
Pemantauan menyasar empat sekolah, yakni SMPN 1 Dusun Selatan, SMPN 2 Dusun Selatan, SMP Muhammadiyah Buntok, dan SMP IT Baiturrahman Buntok. Kehadiran pimpinan daerah bertujuan memastikan kesiapan panitia, ketertiban ruang ujian, dan kenyamanan peserta selama tes berlangsung.
Rombongan meninjau alur kedatangan peserta, pemeriksaan identitas, distribusi naskah dan lembar jawab, serta kesiapan pengawas.
Kondisi ruang, pencahayaan, ventilasi, dan sarana pendukung juga dicek untuk menjaga suasana ujian yang kondusif.
Bupati Barsel Dr. H. Eddy Raya Samsuri ST, MM, mengatakan peninjauan ke sejumlah SMP dilakukan untuk melihat langsung pelaksanaan TKA hari ini. Menurutnya, kelancaran ujian menjadi tanggung jawab bersama agar peserta didik dapat belajar dan mengikuti tes dengan baik.
“Semoga kompetensi anak-anak kita jenjang SMP di Kabupaten Barito Selatan semakin meningkat, apabila ada kendala, kepala sekolah atau guru-guru dapat melapor kepada kami maupun kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk perbaikan pelaksanaan pendidikan di Barito Selatan ini agar lebih baik,” ujarnya kepada wartawan usai pemantauan.
Kadis Pendidikan Barsel Manat Simanjuntak menambahkan pihaknya menekankan kepatuhan pada tata tertib ujian, ketelitian administrasi, dan koordinasi cepat bila terjadi kendala teknis.
Sekolah diminta proaktif melaporkan kebutuhan, termasuk dukungan sarana dan pendampingan bagi peserta yang memerlukan perhatian khusus.
“Pemkab Barsel berharap TKA 2026 berjalan lancar, objektif, dan memberi gambaran capaian akademik siswa SMP secara utuh, hasil tes akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan mutu pembelajaran, pemerataan layanan pendidikan, serta penguatan peran guru dan kepala sekolah di seluruh wilayah kabupaten,” demikian Manat Simanjuntak. (Atex Ridho)

