
KUALA KAPUAS,- Bajentanews- Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas, H. Hasbullah, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Masjid Ramah Pemudik (MRP) secara daring, Selasa 3/3/2026.
Kegiatan yang digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia tersebut membahas kesiapan optimalisasi peran masjid sebagai tempat singgah dan beristirahat bagi masyarakat selama arus mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Rakor yang dipusatkan di Jakarta dan diikuti sekitar 1.000 peserta melalui aplikasi Zoom ini menghadirkan jajaran pimpinan, rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), serta pejabat eselon I hingga IV di lingkungan Ditjen Bimas Islam.
” Menteri Agama dalam arahnya bahwa Kementerian Agama kembali menyiapkan ribuan masjid di seluruh Indonesia untuk mendukung kelancaran mudik Lebaran” ujar Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas, H. Hasbullah, melalui pesan WhatsApp pribadinya, Selasa 10/3/2026.
Berdasarkan data sementara, terdapat 6.859 masjid yang tersebar dari Aceh hingga Papua dan siap difungsikan sebagai Masjid Ramah Pemudik.
“Sebagaimana tahun lalu, tahun ini kita kembali memaksimalkan fungsi masjid sebagai tempat beristirahat bagi para pemudik” tegas H. Hasbullah menirukan perkataan Menteri Agama RI.
Tidak hanya untuk beristirahat, tetapi juga diupayakan dapat memberikan layanan sederhana seperti makanan atau minuman bagi musafir.
” Tradisi mudik tahunan harus berlangsung dengan aman, nyaman, dan lancar. Menurutnya, keterlibatan Kementerian Agama dalam program ini merupakan bagian dari tanggung jawab pelayanan publik sekaligus wujud pengabdian kepada masyarakat” tegas H. Hasbullah.
Menurut Kasi Bimas Islam, Kantor Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas bahwa kita bersama ingin persiapan tahun ini lebih matang.
“InsyaAllah, masjid-masjid yang telah terdata dapat menjadi tempat singgah yang layak bagi jutaan pemudik, baik saat arus mudik maupun arus balik,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, seluruh pengelola masjid yang terlibat juga diimbau untuk memasang spanduk atau penanda khusus sebagai informasi bagi masyarakat bahwa masjid tersebut merupakan bagian dari program Masjid Ramah Pemudik.
Melalui keikutsertaan dalam rakor ini, Kemenag Kapuas menyatakan dukungan terhadap kebijakan pusat dan siap berkoordinasi dengan pengurus masjid di wilayah Kabupaten Kapuas guna menyukseskan program tersebut.
“Diharapkan, sinergi berbagai pihak dapat menghadirkan mudik Idulfitri 1447 H yang aman, tertib, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat di sepanjang perjalanan” demikian H. Hasbullah. (Redaksi)

